"kalau kau bukan anak raja dan kau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis" (Imam Al-Ghazali). Penuhi Hati kami dengan CintaMu dan pandanglah kami dengan Kasih SayangMU ^_^
Jumat, 22 Januari 2016
Berikan yang terbaik
Tetaplah berbuat baik ...
Bila kau menolong orang, namun ia tidak berterima kasih
Tetaplah menolong sesama ...
Bila kau jujur, namu orang memanfaatkanmu dan menipumu
Tetaplah bersikap jujur ...
Bila kau menyapa, namu orang mengabaikanmu
Tetaplah menyapa dengan baik ...
Bila kau meraih kesuksesan dan berdatangan teman-teman palsu, dan ketika kau bernasib malang mereka mulai meninggalkanmu
Tetaplah bersikap ramah dan bersahabat ...
Bila keberhasilan yang kau usahakan bertahun-tahun diruntuhkan orang dalam semalam, jangan putus asa
Tetaplah membina dan membangun ...
Ketahuilah ...
Bahwa pada akhirnya nanti, kau akan tau bahwa kebaikan yang kau tanam dan tebarkan selama ini akan membuahkan kebaikan yang sangat banyak. Dan pada akhirnya nanti kau akan menyadari bahwa semuanya itu adalah antara kau dan Allah, dan yang berlakuadalah ketetapan,penilaian dan pandangan Allah bukan mereka manusia. Dan jangan kau lupa Allah selalu di pihak orang-orang yang benar. Karena itu berikanlah kepada umat manusia yang terbaik yang dapat kau lakukan.
Kita menilai diri sendiri dari apa yang kita anggap bisa kita kerjakan, sedangkan orang lain menilai kita dari apa yang telah kita kerjakan.
Jangan kau anggap persahabatamu dengan seseorang biasa-biasa saja, syukurilah teman-teman baikmu, karena suatu hari mungkin kau bangun dari tidur dan menyadari bahwa kau telah kehilangan mutiara karena terlalu sibuk mengumpulkan batu 😊
Wallahua'lam ...
"BAHAGIA dunia akherat" (Habib Husein Anis Alhabsyi)
Sabtu, 09 Januari 2016
Bakti yang tak pernah terputus
Setiap wanita muslimah memiliki kesempatan untuk menjadi wanita solehah, siapapun dia.
Saat menikah bagi perempuan kebanyakan merasa terpisah dari orang tua, sedih tentu. Kadang terpikir suda sempit sudah ruang berbakti, waktu akan begitu banyak terhabiskan untuk mengurus dan melayani suami.
Tetapi ada juga yang sebagian justru merasa senang, karena berpikir telah terlepas dari kekangan orang tua yang kadang banyak mengatur hidup.
Padahal sungguh jika kita tahu, begitu besar pengorbanan kedua orang tua dalam hidup kita, mereka yang lebih banyak habiskan waktu hidup untuk terus berusaha dan berpikir tentang kebaikan,kesuksesan dan kebahagiaan anaknya.
Sangat merugi saat kelak kita menyadari padahal mereka sudah tiada lagi dapat dilihat oleh mata dan tersentuh dengan jemari.
Mereka sangat berharga !!
Peliharalah selagi kau masih disampingnya, jadikan mereka ladangmu mencari perhatian pandangan rahmat Allaah dan Rasulallah.
Saat kau mendekat lebih dan lebih, kau akan bisa melihat cahaya kasih sayangnya yang begitu besar untukmu, kau akan pahami alasan dibalik segala sikap protect mereka.
Kelak kita akan lebih pahami lagi saat kita telah menjadi sosok seperti mereka dan melaksanakan tanggungjawab yang juga pernah mereka lakukan pada kita.
Jangan berhenti berbakti, bahkan hingga nafas terputus. Selagi mereka ada didunia ini, berarti kita masih memiliki harta dunia yang lebih berharga dari apapun, yang menyampaikan kita kepada kridhoan dan rahmatnya Allah.
Maka itu, jika sekarang kita masih memiliki waktu bersama mereka tanpa beban apapun (rumah tangga) fokuskan hidupmu untuk mereka selagi kita masih berada disamping mereka, baktikam dirikita seutuhnya, layaknya seorang budak menyerahkan diri pada tuannya. Lakukan apapun yang bisa kita lakukan dalam hidup untuk menoreh senyum mereka, ingatlah ! Betapa mereka mengerahkan seluruh pikiran dan hidup mereka hanya untuk memperjuangkan keselamatan dan kebahagiaanmu.
Bahkan saat kita telah menikahpun, kita dapat berbakti kepada mereka.
Dengan menjadi istri dan ibu yang solehah
Menjalankan tugas dengan baik mengalirkan pahala untuk kedua orang tua karena itu adalah pembuktian akan didikan mereka.
Secantik apapun seorang wanita,
setinggi apapun pendidikannya,
karir terbaiknya adalah di dalam rumahnya,
mengurus dan melayani suami sepenuh hati..
Bayaran termahalnya adalah ridho Allaah dan suaminya.
Prestasi terbaiknya adalah ketika ia mampu mencetak anak2 yang soleh/solehah dan cerdas membanggakan.
Dan ketika semua terwujud, prestasi dan kesuksesanmu sebagai istri/ibu juga akan mengalir untuk kedua orangtuamu :')
Itulah wujud baktimu yang bisa kau alirkan kepada mereka setelah menikah,
Maka itu jadilah istri dan ibu terbaik :)
Untukku dan untukmu , saudariku